Sepuluh Kepribadian Orang Sukses

Sepuluh Kepribadian Orang Sukses

Untuk menciptakan suasana yang lebih rileks, cobalah untuk menyapa pelanggan dengan ramah. Hindari melakukan penjualan secara hard-sell terhadap pelanggan yang memiliki karakter seperti ini. Ketika mereka sudah lebih bisa ‘membuka diri’, maka Anda bisa mulai memperkenalkan produk atau jasa yang ditawarkan. Ada cara terbaik yang bisa dilakukan untuk memiliki pola pikir positif tentang rasa takut akan perubahan. Kamu juga cenderung memiliki banyak waktu untuk belajar dari pengalaman dan kegagalan usaha yang pernah terjadi di hidup kamu atau orang lain. Apfel menuturkan awalnya tidak tahu apa-apa tentang dunia kecantikan saat memulai usaha.

Melanie Perkins, Co-Founder dari Canva ditolak sebanyak one hundred kali sebelum ia berhasil menerima pendanaan awal untuk startup-nya. Setelah tiga tahun dan lebih dari 100 kali pitching, Melanie akhirnya berhasil mengamankan dana investasi sebesar $3 juta. Orang kaya selalu menghargai waktu, karena menurut mereka waktu itu sama dengan uang. Setiap detik sangat bernilai dan bisa dimanfaatkan untuk hal-hal brilian, yang berdampak positif bagi hidupnya.

Wirausahawan tidak hanya belajar dari pengalaman pribadi dan bisnis, mereka juga perlu belajar dari orang lain. Ketidakmauan atau keengganan untuk belajar dari orang lain ini merupakan satu bentuk kesombongan dapat menjadi batu sandungan bagi perkembangan private dan profesional Anda. Jadikan batu sandungan tersebut sarana untuk belajar dari kesalahan pengambilan keputusan.

Tipe- tipe orang sukses

Bila melihat orang lain sukses, mereka akan ikut bahagia dan merasa dirinya lebih sukses karena mau memberi. Pujian yang mereka berikan pun biasanya tulus, alias bukan semata-mata untuk mencari muka agar dicap baik oleh orang lain. Hal ini didukung oleh pola pikir yang “out of the field”, sehingga mereka mampu menghasilkan sesuatu yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Berbagai masalah dalam hidup seperti masalah pekerjaan dan keluarga, harus diselesaikan hingga tuntas agar tidak berdampak berkelanjutan di hari esok.

Pantang menyerah adalah saat kita berusaha untuk melawan rasa malas dan juga berbagai hawa nafsu yang selalu menyelimuti diri kita setiap saat. Memang sih hawa nafsu adalah sesuatu yang sangat sulit kita hilangkan, karena itu akan selalu menempel dalam diri kita setiap saat. Sehingga kita butuh kekuatan ekstra untuk bisa membuat hawa nafsu hilang dalam diri kita. Hinaan itu memang bisa datang dari siapapun terhadap diri kita sendiri, karena pada dasarnya setiap insan yang bernyawaitu selaluu diliputi oleh salah dan lupa. Jadi bagaimanapn seharusnya kita jangan pernah mengejek orang lain apalagi sampai menghinanya agar suatu saat nanti mereka tidak melakukan yang sama terhadap diri kita.

Banyak orang beranggapan bahwa untuk mencapai kesuksesan hanya membutuhkan kerja keras serta kepintaran dalam menguasai bidang keahlian. Namun pada kenyataannya, hal tersebut merupakan faktor inside saja, yang mana Anda juga harus membutuhkan faktor eksternal. Hal ini memiliki peran penting tidak hanya untuk menunjang kesuksesan, namun banyak aspek dalam kehidupan. Kalau kamu tipe yang bisa melakukan apa saja untuk mendapat nilai bagus, atau menempuh jalan apa saja demi menyelesaikan tugas, skripsi atau yang lainnya, berarti ciri orang sukses nggak ada pada dirimu.

Jadi, jika kamu ingin tetap kompetitif di pasar kerja saat ini dan berpotensi mendapatkan lebih banyak uang, kamu harus menjadi seorang otodidak. Jangan membuang mimpi atau ide hanya karena kamu tidak tahu bagaiamana melakukan sesuatu. Orang-orang seperti Galileo, John Lenon, Elon Musk, Jeff Bezos, Richard Branson, Michael Jackson, Oprah, Beyonce, dan J. Mereka tidak mudah menyerah apapun yang terjadi bahkan ketika harus mengalami kekecewaan atau bahkan kegagalan sekalipun, justru mereka akan terus berusaha bangkit dan memperbaiki usahanya. Mereka juga percaya pada kemampuan diri dan pengetahuan yang mereka miliki untuk dapat menjalankan usahanya.

Mengikuti seminar atau pelataihan adalah salah satu solusi yang sangat efektif dan efesien. Selain itu Anda juga harus menjaga diri Anda dari lingkungan yang bisa memberi dampak negatif kepada Anda. Mulai dari melakukan pergaulan yang tidak baik, kebiasaan yang buruk dan segala hal yang tidak mendukung Anda mencapai tujuan Anda. Mereka memiliki prinsip “do the most effective let’s God take the rest” Mereka menyadari satu hal, bahwa semakin mereka fokus kepada tujuan, semakin melekat mereka.

Dengan semangat dan kepercayaan atas ide-idenya, pengusaha sukses tidak takut mencoba cara baru, termasuk saat menghadapi pandemi COVID-19. Karakter pengusaha sukses saat COVID-19 lainnya ialah selalu punya dan mampu membuat rencana terperinci untuk mengatasi segala kemungkinan dari pilihan-pilihannya dan komitmen jalan segalanya. Kemampuan adaptasi di berbagai situasi merupakan hal yang wajib dimiliki pengusaha sukses.

Ini adalah fakta dimana orang senang berbisnis dengan orang yang mereka kenal, sukai dan respek, dan dengan orang yang melakukan banyak hal untuk membantu mereka sebagai anggota komunitas. Pengusaha rumahan bisa menjawab telepon, kenal dengan pelanggan mreka, memberikan perhatian personal dan memenangkan bisnis dengan melakukan hal tersebut. Ini adalah fakta yang diteliti dimana kebanyakan bisnis (80 %) datang dari pelanggan yang kembali daripada pelanggan baru. Semua Anda miliki kecuali momen yang terlewatkan untuk membuat kesan yang positif dan diingat oleh orang yang Anda ajak berbisnis. Pengusaha rumahan harus keluar dari cara mereka dan selalu berupaya merancang citra bisnis yang paling profesional. Mayoritas pengusaha rumahan merasa tidak perlu membuat kantor atau toko atau showroom yang elegan untuk membuat prospek dan pelanggan kagum dan terkesan.

Comments are closed.