Bagaimana Bangkit Dari Kebangkrutan Atau Kegagalan Finansial Akibat Pandemi?

Bagaimana Bangkit Dari Kebangkrutan Atau Kegagalan Finansial Akibat Pandemi?

Seringnya apresiasi berorientasi pada hasil, sehingga saat hasil yang diperoleh tidak mencapai yang diinginkan respon menjadi tidak sesuai. Misal, saat anak ikut dalam suatu kegiatan, Anda perlu apresiasi kerja kerasnya, keberanian untuk ikut serta, kepercayaan dirinya hingga, semangatnya dalam mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini memperlihatkan bahwa apapun hasilnya, Anda memberikan kasih sayang tanpa syarat dan menerima serta menghargai semua usahanya. Sesederhana gagal memperoleh mainan yang ia sukai atau belum berhasil menang dalam suatu perlombaan. Beranjak dewasa, ia mulai mengalami kegagalan yang lain seperti tak berhasil masuk ke sekolah idaman, gagal mendapat nilai sempurna, atau bahkan tidak diikutsertakan dalam suatu kegiatan . Dalam hal pertemanan tak ada beda, ketidakcocokan antarteman bisa membuatnya merasa gagal dalam suatu kelompok pertemanan.

Saat Anda gagal dalam usaha, berarti Anda belum cukup bekerja keras dalam mengembangkan usaha. Orang yang sudah sukses pasti memiliki jam kerja yang lebih banyak dari rata-rata orang bekerja pada umumnya. Karena dengan bekerja lebih keras berarti lebih mendekatkan pada kesuksesan dan menjauhkan dari kegagalan. Kegagalan dalam usaha bisa dialami oleh siapa saja, tidak peduli itu pengusaha pemula ataupun yang sudah berpengalaman.

Dimana pada dasarnya meraih kesuksesan memerlukan waktu yang tidak sebentar. Anda harus yakin dan tetap bertahan pada arah yang benar dengan usaha yang maksimal untuk meraih kesuksesan. Ingatlah kesuksesan ini hanyalah masalah waktu, waktu dimana anda harus segera bangkit dari kegagalan dan waktu dimana anda harus segera meraih kesuksesan dengan berbagai hal positif. Berpikir negatif akan berdampak buruk bagi diri sendiri, terutama usai mengalami kegagalan.

Kegagalan

Kegagalan hanya sebuah perspektif, yang hanya akan menjadi masalah ketika pelaku usaha tidak belajar apa pun dari hal tersebut. Saat memulai suatu usaha, pelaku usaha akan membutuhkan semangat dan kesabaran, karena akan terdapat banyak hal yang harus dikorbankan untuk melakukannya. Namun, untuk mempertahankannya dibutuhkan rencana meskipun bagi sebagian pelaku usaha bisa menjadi hal yang sangat membosankan. Kegagalan ketiga tercermin dari tidak sinkronnya aturan yang dikeluarkan dengan praktik yang terjadi di lapangan.

Contohnya dapat ditemukan di kode COBOL lama yang tidak akan dikompilasi pada kompiler baru karena penggunaan kata kerja yang tidak lagi didukung di kompilator. Satu-satunya pilihan lain adalah tidak meningkatkan perangkat lunak pendukung. Keputusan ini dapat dibenarkan untuk jangka pendek, tetapi suatu titik biasanya tercapai di mana perangkat lunak harus diganti atau dimodifikasi.

Comments are closed.